Sebuah Renungan

Tuhan menciptakan kita dibekali akal untuk mengasah kemampuan. Tidak ada yang namanya kemampuan di bawah atau di atas rata-rata karna tiap kita memiliki kelebihan tersendiri yang tidak dimiliki orang lain. Kelebihan itu kemudian akan menjadi "kemampuan" jika kita terus mengasahnya dan mencoba tiap kali kita gagal. Jadi menurutku, dalam beberapa semua orang itu "pintar" dan … Continue reading Sebuah Renungan

Advertisements

Ada dedaunan yang meninggalkan senyum pada ranting yang membuatnya kering tak berwarna. Lalu meliuk-liuk melewati tebing dan bergumul dalam gulungan ombak. Tak peduli lembarannya akan habis tergerus asinnya laut, dia tetap memilih menari bersama gelombang. Karna baginya rasa nyaman bukan tentang seberapa sering dahan mendiktenya tentang materi dan teori, tapi rasa nyaman adalah ketika dia … Continue reading

Metamorfosis

Manusia telah banyak bermetamorfosismengikuti keadaan, saling berlomba-lomba agar bisa di anggap yang terupdate. Saat dunia telah diwarnai aksi saling membenci, tak sedikitpula manusia yang ikut mengambil peran di dalamnya. Entah karna reaksi hati yang terluka atau karna reaksi pikiran yang ingin terkenal. Saya tidak sedang ingin membela seseorang atau menghakimi orang yang lain, tapi bagi … Continue reading Metamorfosis

Perempuan

Sejak tahun 2012 saya mempunyai mimpi untuk membuat tulisan tentang tokoh-tokoh perempuan sulawesi namun data yang saya kumpulkan sejak tahun 2012 ini, saya anggap masih jauh dari sempurna. Walaupun ada beberapa nama yang tersisip bukanlah dari Sulawesi. Jika ada saudara/teman/sahabat dan keluarga yang mau berbagi info untuk menambahkannya, silahkan. NO KERAJAAN NAMA PERIODE BIOGRAFI SINGKAT … Continue reading Perempuan

Lisanmu memang tak berucap namun tulisan dan tingkah lakumu selalu saja menyiratkan kecemasan dan ketakutanmu yang berlebihan Memang benar kita mesti percaya pada diri sendiri tapi adakalanya kita harus percaya pada orang lain. Jangan sampai yang kau anggap bisikan nurani justru celoteh setan yang ingin kau merasa tak nyaman. 16 juli 2014

Dentuman suara ombak menjadi music pengiring khayalanku. Karang yang berjejer rapi di tepiannya seakan tak pernah protes dengan sikap ombak yang selalu menghantamnya. Mengikisnya sedikit demi sedikit. Mungkin karang menganggap ombak hendak membersihkannya dari debu pasir pantai ataukah ombak hendak membuat rasa dahaga panasnya hilang. Itulah, mendapatkan sesuatu mestilah mengorbankan sesuatu pula. Ombak membersihkannya, menghilangkan … Continue reading